Widih, Sehari di Indonesia AS Roma Ngambek, Ini Buktinya

Ilustrasi

LAGA Ekshibishi AS Roma Merah melawan AS Roma putih akhirnya dimenangkan tim merah dengan skor 2-1. Tapi, usai laga, skuat Giallorossi berubah menjadi tertutup kepada media.

Pelatih Rudi Garcia dan Radja Nainggolan sempat dihadang di Mixzone untuk memberikan sedikit komentar. Tapi, mereka memberikan lambaian tangan menolak diwawancara.

Radja sejatinya sempat melayani permintaan tanda tangan fans dan foto bareng. Tapi, saat dipanggil awak media, dia menolak dan menunjukkan mimik seolah-olah dilarang bicara.

“Sorry.. Sorry..,” katanya lantas meninggalkan mixzone.

Menurut salah satu security yang mengawal AS Roma, mereka memang sengaja tak mau berbicara ke media karena sedang tidak mood.

“Ngambek mereka, sedang ngambek. Mulai dari hotel,” ucapnya.

Selain tak bisa diwawancara di Mixzone, AS Roma juga tak menggelar sesi jumpa pers. Padahal, dalam jadwal mereka harusnya melakukan jumpa pers usai laga. Pihak Promotor saat dikonfirmasi, juga belum memberikan jawaban.

Usai laga, AS Roma langsung menuju ke Bandara Soekarno Hatta, untuk langsung pulang ke Italia. Mereka dijadwalkan terbang menggunakan pesawat pada Minggu (26/7) dinihari. (dkk/jpnn)

Sumber: jpnn.com

Thierry Henry: Tirulah Thomas Muller, Bukan Cristiano Ronaldo & Lionel Messi GOAL.com

Getty Images/Lars Baron

Yahoo.com – Daripada Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dua pemain yang sering disebut terbaik saat ini, Thierry Henry lebih menganjurkan anak-anak untuk mengopi permainan Thomas Muller.

Legenda Arsenal yang sekarang bermain untuk New York Red Bulls itu bukannya merendahkan kemampuan Ronaldo dan Messi, melainkan justru menganggap talenta keduanya terlalu tinggi untuk bisa dicontoh.

Namun, selain itu juga Henry memandang gaya permainan CR7 dan La Pulga dengan segala triknya kadangkala kurang efektif, kontras dengan yang diperlihatkan pemain-pemain seperti Muller dan Franck Ribery untuk Bayern Munich. Itulah yang menurutnya ideal untuk sepakbola modern.

Stepover, trik, itu bukan permainan,” ujar Henry dalam konferensi pers.

“Permainan adalah apa yang dilakukan Thomas Muller. Kalau sekarang saya memilki putra, dan bermain sepakbola, saya akan mengatakan kepadanya ‘lihatlah mereka, lihatlah Riberty, lihatlah Muller.”

“Yang dilakukan Ronaldo, dan Messi, mereka hanya ‘orang aneh’. Jangan mengopi orang-orang ini. Anda bisa mengopi dari Ribery, Anda bisa mengopi dari Thomas Muller.”

“Yang dilakukannya di Piala Dunia, orang-orang tak membicarakannya. Tapi mereka seharusnya membicarakannya. Dia bermain dengan cara tepat: dia bertahan, menyerang, mengontrol bola ketika harus mengontrolnya, mengopernya kembali ketika harus mengopernya. Ketika harus menuntaskan serangan, dia menuntaskan serangan.”

“Dia tak melakukan stepover, tapi ketika dia harus menunjukkan performa, dia melakukannya. Dia melakukan sesuai tuntutan permainan.”

Bayern akan beruji coba dengan MLS All Star pada Rabu (6/8) waktu Amerika Serikat.