Arsip Kategori: Teknologi
Charger Putar Penghasil Listrik
Sony memperkenalkan cara baru untuk mengisi baterai telepon seluler atau gadget Anda — ketika baterai habis di tempat yang jauh dari sumber listrik.
Jika selama ini kita mengandalkan colokan listrik atau energi sinar matahari, maka produk inovatif Sony berikut ini mengandalkan tenaga putaran jari Anda untuk menghasilkan energi yang mengisi daya baterai.

Sony CL-A2LAS merupakan charger portabel yang memiliki baterai 4.000mAh. Untuk mengisi daya baterai tersebut, tersedia engkol atau “lengan ayun” — mirip yang biasa kita temukan pada rautan pensil anak — untuk diputar sekuat tenaga dan selama yang Anda mampu: 3 menit untuk semenit waktu bicara, 5 menit untuk semenit berselancar Internet, dan seterusnya.
Tentunya jika dibutuhkan, Anda dapat memutarnya sampai baterai penuh. Hitung-hitung sambil berolahraga tangan.
Charger portabel ini memiliki 2 port USB sehingga Anda bisa mengisi baterai 2 perangkat berbasis USB secara bersamaan. Lengan ayun yang terpasang juga dapat dilepas sehingga tidak mengganggu dan lebih aman saat dibawa atau disimpan di tas. Meski begitu, jika Anda sedang terlalu malas untuk sedikit berolahraga, Sony menyediakan konektor ke soket listrik untuk menjadikannya sebagai baterai cadangan.
Sony CL-A2LAS akan mulai diedarkan di negara asalnya dengan kisaran harga ¥ 8,000 atau sekitar Rp 850 ribu. Apakah akan masuk ke Indonesia? Kita lihat nanti.
Soal Ponsel Terbaik, Siri Ubah Jawaban
TEMPO.CO , California – Sekarang kalau Anda tanya kepada Siri, smartphone apa yang paling bagus? Jawabannya bukan lagi Nokia Lumia 900 seperti yang pernah disampaikan beberapa waktu lalu.
Mengutip situs teknologi The Next Web, Apple dikabarkan telah mengubah jawaban Siri.
Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Sydney Morning Herald, juru bicara Nokia, Tracey Postill, mengatakan Apple menempatkan Siri sebagai sistem yang pintar untuk membantu pengguna.
“Namun apabila mereka tidak menyukai jawabannya, ia akan mengubah sistem di software-nya,” kata Postill.
Namun, menurut Danny Sullivan dari Search Engine Land, Apple tidak bisa seenaknya mengubah sistem software di dalam Siri yang telanjur mengadopsi teknologi Wolfram Alpha.
Wolfram Alpha bekerja seperti mesin pencari yang kemudian menjadi dasar respons Siri. “Wolfram memiliki mekanisme sendiri untuk menyortir informasi,” kata Sullivan.
Data yang diambil sebagai jawaban Siri, menurut dia, adalah dari situs jual-beli Best Buy yang menempatkan Nokia Lumia 900 sebagai ponsel terbaik dalam uji produknya.
Hasil pengujian ini, lanjut Sullivan, sama sekali tidak merujuk pada harga atau banyaknya Best Buy dalam menjual ponsel tersebut.
Terkait dengan berubahnya jawaban Siri, Apple belum memberikan pernyataan.
Satu Anak, Satu Komputer Tablet
Thailand menyiapkan program penggunaan komputer tablet untuk pendidikan. Pemerintah Thailand telah menandatangani kesepakatan awal senilai 10,2 miliar THB (US$32,8 juta). Kontrak ini akan mengantar jutaan perangkat ke berbagai sekolah di penjuru Thailand.
Inisiatif ini kali pertama diumumkan sebagai realisasi janji pada kampanye pemilihan partai Pheu Thai. Pemasok Shenzhen Scope akan mengapalkan 400 ribu tablet dalam 90 hari. Pengiriman pertama sebanyak 2 ribu unit tes.
Kontrak berikutnya merencanakan pemberian 530 ribu perangkat. Proyek ini akan mengirimkan 930 riu unit dan menghabiskan anggaran total sejumlah US$75,7 juta. Pemerintah akan mewujudkan janjinya dengan menyediakan tablet pada setiap siswa kelas SD di sekolah negeri.
Thailand membeli tablet Scopad SP0712 yang memiliki detail spesifikasi yang menjanjikan. Tablet ini berbasis Android 4.0 (Ice Cream Sandwich). SP0712 menggunakan layar sentuh 7 inci, memori 8GB, 1GB RAM, dan GPS.
Thailand membayar US$81 per unit dari Shenzhen Scope. Perusahaan Cina itu mengatakan langkah awal kerjasama dengan pemerintah Thailand dapat diikuti negara-negara lain.
“Thailand menjadi negara pertama yang kami sediakan tablet dalam jumlah sangat besar untuk pelajarnya. Sekarang kami sedang berbincang dengan pemerintah lain untuk menyediakan tablet ini pada pelajar lain, termasuk Pakistan, Brazil, dan Afrika Selatan,” ujar direktur utama Liu Jun seperti dilansir dari Thenextweb.com.
Tidak hanya tablet, layanan pendukung pun akan diberikan. Perusahaan ini akan membangun pusat bantuan sebanyak 30 cabang di Thailand. Kementerian Thailand mengatakan layanan bantuan penggunaan ini dibuat spesifik untuk proyek ini.
Sesuai janji pra-pemilu, inisiatif ini ditujukan untuk menyasar semua siswa kelas menengah. Tapi, cakupan ini menurun secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan usia 6-7 tahun saja.
Tablet edukasi ini akan tumbuh. Gerakan serupa telah hadir sebelumnya dengan nama One Laptop Per Child.
Nokia 888: Handphone Masa Depan
aldinugraha24 – Pernahkah anda membayangkan bagaimana tampilan ponsel masa depan? Pasti ada yang membayangkan tampilan ponsel masa depan itu simple, mudah dibawa, fitur-fiturnya bagus, dan masih banyak lagi. Tapi semua itu bukan hanya diangan-angan lagi, Nokia salah satu merk ponsel terkenal didunia akan mengeluarkan ponsel masa depan yaitu Nokia 888. Tidak lama lagi nokia akan mengeluarkan produk nokia 888. Diantara anda masih binggung bagaimana tampilan Nokia 888, apakah lebih canggih dari ponsel nokia sebelumnya? Saya akan memberikan review singkat dari ponsel Nokia 888, dengan konsep teknologi masa depan yang canggih.
Berubah Bentuk Sesuai Keinginan. Suatu alat komunikasi yang memungkinkan anda merasa bebas dan fun. Desainnya ringan, simpel dan sederhana. Anda dapat mengubah bentuknya menurut kebutuhan-kebutuhan anda sepanjang hari. Nokia 888 ditargetkan untuk konsumen-konsumen muda yang aktif dan bertempat di banyak aktivitas yang berbeda. Mengapa Target Ini? Karena mereka sering berpergian ke banyak tempat yang berbeda-beda. Mereka pun melakukan banyak hal yang tak terbatas sepanjang hari. Sehingga apa yang menjadi desain dari Nokia 888 ini ditawarkan untuk melakukan penyesuaian kepada suatu kejadian, tempat dan fungsi.Semoga Bermanfaat.
Ulasan BlackBerry Curve 9220: BlackBerry OS 7 Termurah Saat Ini
Semakin ketatnya persaingan di pasar smartphone, perkembangan sistem operasi otomatis juga semakin memanas. Tahun lalu, RIM mengeluarkan sistem operasi BlackBerry OS 7. Sayangnya sebelum munculnya BlackBerry Curve 9220 — yang juga dikenal dengan nama Davis — smartphone BlackBerry dengan OS 7 yang paling murah adalah Apollo atau Curve 9360 seharga Rp 3,2 juta.
BlackBerry Curve 9220 sendiri diprediksi akan laris di pasaran mengingat harganya yang paling rendah dibanding smartphone BlackBerry OS 7 lainnya. Seperti apa kinerjanya? Berikut hasil pengujian kami.
Desain
Tidak ada yang mengejutkan. Desain fisik Curve 9220 nyaris identik dengan Apollo (Curve 9360) dan Gemini (Curve 8520). Saya akan sering membandingkannya dengan Gemini, mengingat keduanya berada di kisaran harga yang sejajar. Keduanya memiliki ukuran yang amat mirip, hanya saja Curve 9220 memiliki bodi yang lebih tipis sekitar 1,2 mm. Bodi yang mengilap membuatnya rentan terhadap goresan, sama seperti Gemini
Perbedaan lebih terasa saat menggunakan keyboard QWERTY. Walaupun sekilas desain tombol keyboard sama, tapi keyboard Davis lebih nyaman dibandingkan Gemini 8520. Ukuran tombol dan jarak antar tombol yang pas membuat aktivitas mengetik dapat dilakukan dengan akurat dan tidak melelahkan.
Tombol akses cepat (shortcut key) yang disediakan mengalami sedikit perubahan. Jika di sisi kanan telah tersedia tombol pengatur volume dan kamera, kini di sisi kiri Anda akan menemukan tombol cepat untuk mengakses BBM (BlackBerry Messenger). Tombol yang terakhir itu tentunya amat berguna jika Anda sering menggunakan fasilitas chatting tersebut.
Fitur dan Kinerja
Mengingat ini adalah smartphone BlackBerry OS 7 versi GSM paling murah saat ini, spesifikasi yang diberikan juga tidak akan mengagetkan. Ada satu fitur baru yang tidak ditemukan di BlackBerry seri lainnya, yaitu radio FM. Sayangnya fitur ini sudah termasuk sangat umum dan sudah bisa ditemukan di ponsel seharga ratusan ribu rupiah.
Meskipun begitu, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Tampilan saat mengakses radio cukup sederhana. Fitur lainnya mencakup sensor accelerometer dan kompas serta pembaca dokumen. Fitur multimedia cukup standar dengan kemampuan memutar video dalam format MP4, .H263/.H264 serta file audio dalam format MP3, eAAC+, WMA, WAV dan FLAC. Tentunya untuk multimedia, Anda dapat menggunakan microSD card yang telah didukung sampai kapasitas 32GB.
Untuk mengabadikan momen, Curve 9220 dilengkapi kamera 2 MP tanpa autofokus dan flash. Dengan kamera ini, Anda juga bisa merekam video VGA (640 x480 piksel). Baik hasil kamera maupun video cukup standar, tapi cukup memadai jika sekadar dikirimkan via BBM atau email. Tetapi jika dibandingkan smartphone di kelas harganya, kinerja kamera dan videonya cukup tertinggal.
Bicara soal performa, BlackBerry Curve 9220 tergolong responsif, apalagi jika dibandingkan dengan Gemini 8520. Ini tentunya berkat peningkatan RAM yang kini mencapai 512MB, dua kali lipat lebih besar dari Gemini yang hanya 256MB. Mengakses berbagai fungsi, mulai dari browsing, kamera, BBM, galeri foto, Facebook, Twitter dan sebagainya, dapat dilakukan dengan lancar dan cepat.
Untuk kecepatan akses data, Curve 9220 masih mengandalkan GPRS dan EDGE yang memang cukup terbatas kecepatannya. Anda juga dapat menghubungkannya menggunakan Wi-Fi jika menemukan hotspot. Ini akan berguna untuk mempercepat aktivitas browsing atau download aplikasi dari BlackBerry App World.
Satu hal yang mengagumkan dari Curve 9220 adalah daya tahan baterai. Jika selama ini Anda mengeluhkan daya tahan baterai saat menggunakan BlackBerry, Curve 9220 dijamin akan membuat Anda kaget — dalam arti yang positif. Dalam kondisi penggunaan yang cukup normal untuk BlackBerry (aktivitas browsing, BBM, memotret dan push e-mail cukup aktif), Curve 9220 yang saya gunakan mampu bertahan sampai 15 jam dan belum “berteriak” minta diisi baterainya.
Bahkan saat akhir pekan dan tidak banyak aktivitas data yang dilakukan, Curve 9220 mampu bertahan 15 jam dengan kondisi baterai masih sekitar 30%. Perlu dicatat, saya berlangganan paket BlackBerry Internet Service Unlimited dengan 4 akun email aktif yang menarik lebih dari 100 email per hari. Sebenarnya daya tahan baterai ini tidak mengherankan karena Davis telah dilengkapi baterai berkapasitas 1450mAh, atau sekitar 30% lebih besar dibandingkan baterai Gemini.
Kesimpulan
BlackBerry Curve 9220 memang bukan smartphone yang paling canggih di kelas harganya. Kelebihan smartphone BlackBerry ini masih terletak pada BBM, push email serta layanan media sosial yang dimungkinkan oleh layanan BlackBerry Internet Service (BIS). BlackBerry Curve 9220 dipasarkan di kisaran harga Rp 1.999.000, cukup murah untuk jajaran ponsel BlackBerry GSM dan hanya sedikit lebih mahal dibandingkan Curve 8520 yang kini turun harga menjadi Rp 1.599.000.
Jika Anda membutuhkan sebuah smartphone yang handal untuk urusan chatting (Anda juga dapat menggunakan WhatsApp Messenger, Yahoo Messenger, Google Talk dan Windows Live), push e-mail serta social media, BlackBerry Curve 9220 layak dipertimbangkan. Namun jika tiga hal tersebut tidak menjadi prioritas Anda, masih banyak alternatif smartphone lain yang memiliki fitur lebih lengkap dengan harga setara.
Kelebihan
+ Kinerja responsif
+ Desain ergonomis dan ringan
+ Keyboard nyaman
+ Baterai tahan lama
+ Push e-mail masih yang terbaik di kelasnya
+ Fungsi chatting lengkap
+ Aplikasi Social Media mudah digunakan
Kekurangan
-Hasil kamera standar
-Harga cukup terjangkau tapi tergolong premium, jika ditilik dari spesifikasinya
-Bodi mengilap rentan tergores
Duta Besar Jepang Tantang Mobil Esemka Diproduksi Massal
TEMPO.CO, Surakarta – Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori benar-benar penasaran dengan mobil Esemka. Mobil rakitan siswa sekolah menengah kejuruan di Surakarta tersebut membuatnya rela meluangkan waktu untuk datang ke Surakarta.
Dia bahkan menantang agar Esemka segera diproduksi massal dan bisa dijual hingga ke mancanegara. »Kapan diekspor ke Jepang?” kata Yoshinori Katorinya, Jumat, 11 Mei 2012 pagi tadi.
Pagi ini saat berkunjung ke Solo Techno Park, tempat para siswa SMK merakit mobil-mobil Esemka seperti jenis sport utility vehicle (SUV) dan pick up, Yoshinori hanya didampingi salah seorang stafnya.
Begitu tiba di Solo Techno Park, dia langsung mencoba Esemka SUV warna hitam. Masuk ke ruang kemudi, mesin dinyalakan. Menurut dia, suara mesin Esemka halus. »Waktu duduk, nyaman sekali,” dia memuji.
Dia juga memuji setir Esemka yang dianggapnya membuat Esemka semakin nyaman dikendarai. Namun dia mengaku tidak tahu apa beda antara mobil buatan Jepang dan Esemka yang hasil rakitan siswa SMK di Solo.
Setelah mencoba, dia berkeliling ke lokasi perakitan mobil. Dia memuji anak-anak muda di Solo dan Indonesia yang tertarik mendalami permesinan. »Dengan memiliki fasilitas dan sistem pelatihan seperti ini, menunjukkan anak muda di Solo dan Indonesia punya industri yang penting di dalam negeri,” katanya.
Dia bahkan menantang agar Esemka segera diproduksi massal dan bisa dijual hingga ke mancanegara. »Kapan diekspor ke Jepang?” katanya.
Dia berharap kegiatan di atas terus dikembangkan. Anak-anak muda di Indonesia diminta untuk terus berusaha keras mendalami dan memahami teknik otomotif. »Sehingga bisa berkontribusi untuk negara,” ujarnya.
Direktur Pelayanan dan Pengembangan Solo Techno Park Gampang Sarwono mengatakan saat ini Esemka sedang dalam tahap akhir persiapan uji emisi. Dia menyebut teknisi sedang membenahi performa mesin.
»Dari uji emisi mandiri terakhir, diketahui bahwa untuk emisi sudah berkurang. Tapi tenaganya juga ikut berkurang,” dia menerangkan.
Untuk itu, tim sedang mengganti saluran gas buang dan menggeser lokasi inverter mendekat ke mesin agar bisa bekerja lebih maksimal. »Minggu depan perbaikan selesai dan kembali uji emisi mandiri. Jika sukses, siap uji emisi ulang di Jakarta,” katanya.
